Mencoba Nasi Goreng Spesial Klopo Warung Steak

Hari minggu kemarin aku masih ngantor dan cobain makanan di Klopo Warung Steak. Ya, aku ngantor di hari minggu, kamu tidak salah baca. Ga usah heran, itu sudah biasa kok. Lha wong aku bisa pilih mo ngantor atau libur kapan aja kok.

Klopo Warung Steak Leo

Ehm, sebenarnya tidak penting aku ngantor hari minggu karena yang akan dibahas adalah makanan. Disini aku akan bahas mengenai makan sore kemarin, yakni Nasi Goreng Spesial ala Klopo Warung Steak. Lha kok resto steak jual nasi goreng? Lha ya jangan tanya aku lah, datang aja ke Jl. Nusa Indah No. 57 Condongcatur, Depok, Sleman. Itu Amikom ke utara, kalo sudah ketemu apotek K-24, tengok ke kanan, tapi jalan pelan dulu ya, nah, disitulah restonya. Ntar tanya sendiri sama pegawai disana atau kalo beruntung owner-nya mungkin ada.

Gimana penampilan nasi goreng Klopo Warung Steak?

Sebenarnya aku tidak tahu bagaimana penampilan penyajian kalo makan disana. Kok bisa? Ya soalnya aku pesen buat dikirim ke belakang. Hahaha. Lha ya konyol aja, sore itu sepi di resto, trus aku mesti makan disitu? Aneh aja karena kantor cuma 15 meter di belakang ini resto. Sebelahnya kan ada jalan tuh, ke timur dikit udah kantor web developer jogja tempatku mendulang rupiah.

Jadilah aku pesen, minta diantar. Penampilan pertama, aku tidak suka dengan wadahnya. Yes, itu karena sterofoam. Ga percaya, ini dia gambarnya.

Nasi Goreng Spesial Warung steak Klopo

Ya kalo ada makanan dibungkus dan itu memang buat aku, tentu aku bukalah bungkusnya. Setelah telur dadar disingkirkan, inilah foto nasi gorengnya.

Nasi Goreng Spesial warung steak Klopo

Setelah aku cerai beraikan (dieker-eker kalau dalam bahasa Jawa), kutemukan bahwa isi nasi gorengnya adalah nasi (tentu saja), kacang polong, kacang kapri, potongan daging ayam dan bawang dan satu bahan lain yang tidak bisa aku identifikasi. Aku tidak menemukan alasan kenapa nasi goreng ini disebut nasi goreng spesial. Masih gagal paham.

Bagaimana rasa nasi goreng pesial Warung Steak Klopo?

Ada makanan, ya dimakanlah. Satu suapan yang pertama, yang aku rasakan adalah ASIN. Yep, terlalu banyak garam. Suapan kedua dan ketiga, rasanya asin campur pedas. Ternyata pedasnya tidak terlalu pedas seperti nasi goreng yang biasa aku beli di pinggir jalan dekat kost. Kalo pedasnya sih pas buat aku, soalnya aku memang ga terlalu suka pedas. Mungkin buat yang suka pedas, perlu request khusus nih.

Di dalam nasi goreng ini aku merasakan sedikit jejak MSG a.k.a MNG a.k.a micin atau apapun itulah namanya. Memang tidak terlalu banyak, namun aku dapat merasakan keberadaannya. Dari kecil, makanan yang kumakan minim atau bahkan minus MSG dan kawan-kawannya. Royco? Sasa? Miwon? Ga kenal tuh. Itulah kenapa aku bisa merasakan bedanya makanan yang menggunakan MSG atau tidak. Meskipun begitu, nasi goreng spesial warung steak Klopo memiliki level MSG yang bisa ditolerir.

Mengenai bumbu, ya standar lah. Tidak terlalu ada yang mencolok atau mengagetkan. Sepertinya bumbu yang digunakan standar saja, bahkan cenderung kurang gurih. Tampaknya kemiri absen dari bumbu nasi goreng special warung steak klopo ini, sehingga menjadi kurang gurih. So, overall nasi goreng ini tidak layak diberikan nama nasi goreng spesial karena tidak ada yang spesial. Meskipun tidak merekomendasikan, namun tidak ada salahnya dicoba.

Update 30/03/2016: Saya pada pukul 14.16 membeli nasi goreng sea food dan rasanya lebih enak dari nasi goreng spesial ini. Aneh ya, padahal harganya lebih murah.

Kalimat terkait: nasi goreng bungkus. 
Artikel ini diterbitkan pada

Seorang yang percaya hari akhir dan mencari Tuhan melalui ilmu pengetahuan. Mengerti PHP, Wordpress dan Linux. Namun masih saja menggunakan Windows 7 sebagai sistem operasi utama. Mau tanya apa saja atau bahkan curhat sama penulis ini, hubungi saja melalui formulir kontak disini. Pasti dibalas, kok!

Kirim pendapat

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Hanya Lewat ID. Redaksi berhak menyunting atau menghapus kata-kata yang berbau narsisme, promosi, spam, pelecehan, intimidasi dan kebencian terhadap suatu golongan.